Kementerian Pertanian
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak

Pelaihari - Kalimantan Selatan

PMP


 

Itik PMP didatangkan ke BPTU-HPT Pelaihari pada bulan April-Juli tahun 2018 sejumlah 1.277 ekor dari Balai Penelitian Ternak(Balitnak) Ciawi Bogor. Tujuan mendatangkan itik PMP ke BPTU-HPT Pelaihari adalah untuk menyediakan permintaan konsumen akan rumpun itik pedaging dengan bobot badan dan tingkat pertumbuhan yang tinggi.

Itik PMP merupakan persilangan antara itik Peking jantan dengan itik Mojosari Putih betina. Berdasarkan informasi dari peneliti Balitnak, Itik Peking yang digunakan sebagai tetua dalam persilangan ini berasal dari Taiwan yang didatangkan sejak 1990-an dan sudah berkembang biak di Balitnak, sedangkan itik Mojosari Putih dipilih dari rumpun itik Mojosari dari Jawa Timur. Hasil persilangan F1 tersebut dikawinkan secara inter-se untuk menghasilkan generasi F2 sampai F4. Proses seleksi dilakukan pada induk-induk betina pada setiap generasinya, dengan kriteria seleksi adalah produksi telur 6 bulan, umur pertama bertelur dan bobot badan antara 2- 2,5 kg.

 

Saat ini BPTU-HPT Pelaihari telah memngembangkan itik PMP selama dua generasi dengan ciri khas kualitatif warna warna bulu 100 % putih, kaki dan paruh berwarna kuning, Sedangkan sifat kuantitatif seperti pertumbuhan bobot badan seperti tertuang dibawah ini:

 

Catatan. Data diatas adalah pertumbuhan itik PMP sebagai penghasil telur dan bibit, apabila dipelihara khusus sebagai itik potong, bobot badannya lebih tinggi.

 

Itik PMP sebagai tipe pedaging memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibandingkan itik Alabio dan Mojosari sebagai tipe petelur, keunggulan pertumbuhan Itik PMP terlihat dengan mencapai bobot badan ± 2 kg pada umur 10 minggu.



PESAN
Ternak/Pakan
Cart
PENDAFTARAN
PKL & MAGANG
Person