Kementerian Pertanian
Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak

Pelaihari - Kalimantan Selatan

PNEUMONIA PADA ANAK KAMBING

    Salam peternak Indonesia. Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai salah satu penyakit penyebab kematian paling tinggi pada anak kambing, yakni Pneumonia. Pneumonia adalah radang pada paru-paru yang dapat disebabkan oleh bakteri, virus, maupun parasite. Penyebab utama peyakit pneumonia pada anak kambing adalah bakteri Pasteurella multocida dan Mannheimia haemolytica. Agen penyakit ini dapat masuk karena lingkungan hidup kambing yang kotor, lembab, dan berventilasi kurng baik.
Gejala pneumonia pada kambing:
    Pada umumnya, anak kambing yang terserang pneumonia akan menunjukkan gejala:
1. Kesulitan bernapas
2. Batuk
3. Bernapas cepat dan pendek dengan menggunakan perut.
4. Adanya leleran dari hidung
5. Pertumbuhan anak kambing terhambat
6. Apabila infeksi disebabkan oleh bakteri Mannheimia haemolytica, anak kambing dapat tiba-tiba mati tanpa munculnya gejala pernapasan seperti disebutkan diatas.

 

Gambar 1. Anak kambing yang terkena pneumonia, dimana postur tubuh agak condong ke arah depan.



Penyebab penyakit:
    Seperti disebutkan sebelumnya, bahwa penyakit pneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus maupun parasite. Adapun bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pneumonia adalah Pasteurella sp., Mannheimia haemolytica, dan Mycoplasma sp. Adapun virus yang dapat menyebabkan pneumonia salah satunya adalah parainfluenza virus type 3. Sedangkan parasite yang dapat menyeabkan pneumonia adalah cacing paru-paru.
Agen penyakit di atas, dapat masuk dan menyerang anak kambing apabila anak kambing dalam keadaan stress, kandang yang terlalu padat, kandang yang kotor dengan ventilasi udara yang kurang baik, serta kondisi-kondisi lain yang dapat meningkatkan stress pada anak kambing.


Pengobatan penyakit pneumonia:
    Penyakit pneumonia yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan antibiotic tetracycline, oxytetracycline, tylosin, dan pen-strep. Namun untuk penyakityang disebabkan oleh virus tidak dapat diobati.
Selain itu untuk menunjang kesembuhan hewan yang sakit, letakkan anak kambing kandang terpisah yang bersih dan ventilasi yang baik, beri suplemen tambahan (vitamin) serta pastikan kambing diberi air dan pakan yang bersih.
Pencegahan penyakit pneumonia:
Untuk mencegah terjadinya pneumonia pada anak kambing, maka peternak harus menghindari terjadinya stres pada ternak yang dapat menyebabkan pneumonia, seperti ternak dalam kepadatan kandang tinggi (overcrowded), temperatur dingin, kelembapan tinggi, dan kondisi transportasi yang buruk. Kandang selalu dalam keadaan bersih dan kering. Apabila ternak dalam kondisi disapih dari induk, pastikan anak kambing memperoleh pakan dan air minum yang bersih.


Demikian artikel mengenai penyakit pneumonia pada anak kambing. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua. Selamat Beternak.